
Ambon, Tabaosmaluku.com – Setelah penantian panjang selama kurang lebih satu dekade, masyarakat Negeri Amahusu akhirnya memiliki Raja definitif. Pelantikan Raja Amahusu, Mesack Mourits Silooy, digelar secara khidmat di depan Kantor Desa Amahusu, Selasa (29/7/2025), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa kehadiran seluruh pihak dalam pelantikan ini merupakan bagian dari kehendak Tuhan. Ia menyebut momen ini sebagai akhir dari penantian panjang masyarakat adat Negeri Amahusu untuk memiliki kepala pemerintahan definitif.
“Kurang lebih sepuluh tahun masyarakat menanti. Hari ini, dengan penuh syukur, kita menyaksikan pengukuhan Raja yang menjadi jawaban atas harapan masyarakat adat,” ujar Wattimena.
Proses penetapan Raja, lanjutnya, telah dilakukan sesuai mekanisme adat dan regulasi pemerintah. Mulai dari pengusulan di tingkat soa dan mata rumah parentah, melalui Badan Saniri Negeri sebagai representasi masyarakat adat, hingga akhirnya disahkan oleh Pemerintah Kota melalui Surat Keputusan Wali Kota.
“Kami uji seluruh prosesnya. Setelah diyakini sesuai ketentuan, maka Wali Kota menetapkan Raja definitif. Inilah hasil dari kerja keras semua pihak, mari bergandengan tangan membangun negeri,” katanya.
Wattimena juga mengingatkan pentingnya peran Raja bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga pelayan masyarakat yang menjaga adat istiadat dan memajukan Negeri Amahusu.
“Raja bukan tuan, Raja adalah pelayan. Jabatannya adalah amanah dari Tuhan. Hindari sikap arogan dan keputusan yang berpihak pada kelompok tertentu. Negeri ini warisan leluhur, jadi jangan kerja sembarang,” tegasnya.
Dalam pidatonya, ia juga menyinggung soal infrastruktur, meminta Raja Amahusu agar memperjuangkan perbaikan jalan ke tingkat provinsi mengingat banyak ruas jalan yang rusak. Ia menekankan pentingnya kebersamaan pasca pelantikan, dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali.
“Beta minta jangan lagi ada perpecahan. Raja harus rangkul semua. Jika ada yang tidak puas, silakan gugat sesuai aturan, tapi proses ini sah dan sahih,” pesan Wali Kota.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses percepatan pelantikan, termasuk tim percepatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta tokoh-tokoh masyarakat yang turut hadir.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon, pejabat Sekretariat Kota Ambon, asisten Sekda, camat, babinsa, Polsek, tim pendamping, rohaniawan, serta masyarakat dan keluarga besar Negeri Amahusu.
Dengan dilantiknya Raja Mesack Mourits Silooy, Pemerintah Kota Ambon berharap Negeri Amahusu dapat melangkah maju sejajar dengan negeri-negeri lainnya di Maluku.(**)




