
Ambon, Tabaosmaluku.com– Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Universitas Terbuka (UT) Ambon menjadi momen penting dalam membangun komitmen kebangsaan dan memajukan Kota Ambon. Hal ini disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, usai memberikan kuliah umum dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Marina pada Sabtu (8/3).
Wattimena mengungkapkan apresiasinya kepada UT Ambon yang telah memberikan kesempatan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk berbagi visi mengenai pembangunan kota, terutama dalam aspek pendidikan.
“Tentu kita berterima kasih kepada Direktur UT Ambon yang telah memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyampaikan apa yang akan kita lakukan bagi kota ini ke depan. Ini momentum berharga bagi kami,” ujar Wattimena.
Menurutnya, komitmen kebangsaan yang kuat diperlukan dalam upaya memajukan bangsa, negara, dan khususnya Kota Ambon. Oleh karena itu, Pemkot Ambon berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami bekerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Ambon, termasuk UT, untuk memastikan bahwa tujuan kita bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai,” jelasnya.
Wattimena juga berharap kuliah umum yang disampaikannya dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa baru untuk menyelesaikan studi tepat waktu dan berkontribusi bagi pembangunan kota.
“Semoga mereka bisa menjalani perkuliahan dengan baik dan lebih termotivasi untuk menyelesaikan studi sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi Kota Ambon,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pembangunan. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang disediakan pemerintah, tetapi juga berinisiatif membuka peluang usaha sendiri.
“Kita mendorong mahasiswa untuk menjadi pionir dalam menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga dapat membantu menurunkan angka pengangguran di daerah ini,” ujarnya.
Sebagai informasi, meskipun mahasiswa UT tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku, kegiatan OSMB kali ini diikuti secara khusus oleh 200 mahasiswa yang berdomisili di Kota Ambon.(**)




