Kepsek SMA Negeri 8 Ambon Apresiasi Tinggi Kegiatan IAKN Ambon Dalam Pelestarian Musik Tradisional

Ambon, Tabaosmaluku.com – Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Ambon Yeri Waas Kepada wartawan Kamis (1/5/2025)di lapangan Pattimura Park menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang digelar IAKN Ambon dalam rangka mendukung pelestarian musik tradisional. Kegiatan ini dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal yang selama ini mulai terpinggirkan, khususnya dalam dunia pendidikan.

Waas menyatakan bahwa selama ini pelajaran seni, khususnya yang berkaitan dengan musik tradisional, menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya tenaga pengajar yang kompeten di bidang tersebut. Hal ini menyebabkan pelajaran seni menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kurikulum di sekolah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan IAKN ini. Musik daerah yang dulunya dianggap mahal dan sulit diajarkan kini mendapat tempat kembali. Ini luar biasa,” ujar Kepsek SMA Negeri 8 Ambon.

Dalam kegiatan ini, sekolah menampilkan alat musik tradisional khas Maluku seperti suling kulibia (dikenal juga sebagai tauri), yang menjadi ikon budaya setempat. Guru seni dari SMA Negeri 8 Ambon juga menjalin kerja sama dengan Sanggar Donusia untuk memberikan pelatihan tambahan kepada siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Selain suling kulibia, alat musik lain seperti lele juga dikenalkan. Bahkan, beberapa alat musik dari bahan lokal seperti bambu dan batang sagu berhasil ditampilkan sebagai bentuk kreativitas dalam pemanfaatan sumber daya alam.

“Kami pernah memperkenalkan alat musik tradisional ini ke luar negeri, seperti ke Australia, dan ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Mereka sangat antusias mempelajarinya,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena dua siswa didiknya telah melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI), yang bermula dari dorongan dan motivasi untuk menekuni seni tradisional sejak SMA.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dikembangkan dan dijadikan agenda tetap untuk menggali serta membina potensi seni budaya anak-anak Maluku.

“Kalau tidak ada wadah yang mendukung, anak-anak ini akhirnya memilih jalur lain seperti TNI, Polri, atau dokter. Padahal potensi mereka di bidang seni sangat besar. Kita harus buka jalan bagi mereka,” pungkasnya.(**)

Related Post "Kepsek SMA Negeri 8 Ambon Apresiasi Tinggi Kegiatan IAKN Ambon Dalam Pelestarian Musik Tradisional"
Elly: Dispar Maluku Terus Rayakan Natal sebagai Sarana Menyebarkan Cinta dan Persatuan
Gubernur Maluku Dukung Program Tiket Gratis Kapal Laut Jelang Natal 2025, Kuota Berkurang Akibat Efisiensi 
Natal DPRD Kota Ambon Jadi momentum Menghadirkan Damai Untuk Semua