
Ambon, Tabaosmaluku. Com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Maluku menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting setelah sebelumnya aktivitas organisasi lebih difokuskan pada konsolidasi internal akibat padatnya agenda politik di tahun 2024.
Ketua DPD IWAPI Maluku Nita Bin Umar kepada wartawan, Kamis ( 21/8/25) di Hotel Kamari menyampaikan bahwa selama tahun politik, IWAPI sengaja menahan diri dari kegiatan besar untuk memberi keleluasaan kepada seluruh anggota dalam menentukan pilihan politiknya tanpa intervensi organisasi. Namun, komunikasi dan pertemuan rutin tetap berjalan setiap bulan.
“Ini merupakan catatan sejarah dalam kepemimpinan saya karena untuk pertama kalinya sejak periode 2023, kita bisa melaksanakan Rakerda secara penuh di tahun 2025,” ungkap Ketua IWAPI Maluku.
Dalam Rakerda ini, IWAPI menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sebagian besar menjadi anggota organisasi. Upaya inventarisasi ulang terhadap UMKM berbasis rumahan juga akan dilakukan agar pembinaan bisa lebih terarah, terutama bagi sektor usaha seperti dekorasi, kuliner, hingga kerajinan tangan.
Selain fokus pada UMKM, Rakerda juga dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IWAPI Kota Ambon. Menariknya, kepengurusan baru DPC Ambon melibatkan banyak pengusaha milenial.
“Kami akan mendata para pelaku usaha muda di Maluku dan menyuarakan ke DPP IWAPI agar mereka bisa terdaftar serta berkesempatan mengikuti ajang-ajang internasional,” tambahnya.
Melalui program-program strategis yang dihasilkan dari Rakerda 2025 ini, IWAPI Maluku berharap dapat menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.(**)




