Ambon Raih Predikat Tertinggi “EXCELLENT” dari UNESCO, Branding City of Music Berlanjut Hingga 2027

Ambon,Tabaosmaluku.com – Kota Ambon kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam laporan evaluasi keanggotaan Jaringan Kota Kreatif UNESCO (UCCN) periode 2020-2024, Ambon City of Music berhasil meraih predikat tertinggi “EXCELLENT” dengan nilai kisaran 4,6 hingga 5,0.

Keputusan tersebut diumumkan pada 27 Juni 2025, setelah melalui proses penilaian ketat oleh para penilai dari kota-kota kreatif musik dunia dan disimpulkan oleh UNESCO di Paris. Dengan capaian ini, branding Ambon sebagai Kota Musik versi UNESCO dinyatakan layak untuk dilanjutkan hingga tahun 2027 mendatang.

Penilaian laporan UCCN ini menekankan empat tujuan utama, yakni komitmen kota terhadap implementasi Misi UCCN di tingkat lokal dan internasional, pembaruan rencana aksi empat tahun ke depan, pelaporan pencapaian dan pelajaran yang dipetik, serta kontribusi budaya dalam implementasi Agenda 2030 dan Deklarasi MONDIACULT 2022.

Dalam dokumen penilaian, Ambon dinilai memiliki infrastruktur kuat melalui Ambon Music Office (AMO) dan hubungan yang mapan terutama di bidang pendidikan dan sektor publik, sehingga memberikan dampak bermakna secara lokal. Selain itu, Ambon juga dinilai aktif dan proaktif dalam menjalin kerja sama dengan kota-kota lain, baik sesama Kota Musik maupun lintas bidang kreatif, untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Penggunaan musik oleh Ambon untuk melestarikan warisan budaya dan lingkungan hidup juga mendapat apresiasi tinggi. Proyek inovatif seperti Sound of Green, yang menghubungkan musik dengan pelestarian hutan dan pariwisata berkelanjutan, disebut menginspirasi banyak kota lain di dunia.

Dalam kesimpulan evaluasi, Ambon disebut sebagai kota dengan motivasi kuat dan aktif dalam sub-jaringan Kota Musik, terbukti dengan perannya sebagai koordinator regional di kawasan Asia Pasifik serta keterlibatannya dalam proyek kreatif digital seperti Voyage of the Drum, konferensi internasional di Korea, Thailand, dan Perancis, hingga kolaborasi lintas kota dengan Paducah (AS) dan Jinju (Korea).

Ambon juga dinilai unggul dalam program pendidikan musik yang melibatkan pemuda, tidak hanya di kota tetapi juga di desa-desa, yang semakin menguatkan posisinya sebagai Kota Musik UNESCO.

Dengan predikat “EXCELLENT” ini, Ambon berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi musik dan budayanya sebagai pilar pembangunan berkelanjutan, hingga laporan evaluasi berikutnya pada tahun 2027.(**)

Related Post "Ambon Raih Predikat Tertinggi “EXCELLENT” dari UNESCO, Branding City of Music Berlanjut Hingga 2027"
Natal DPRD Kota Ambon Jadi momentum Menghadirkan Damai Untuk Semua
Kehangatan Gasperz Dan Lewenussa Menyatu Dalam Natal Keluarga Besar DPRD Kota Ambon 
Komisi VIII DPR RI Tegaskan Dukungan Perubahan Status IAKN Ambon Menjadi Universitas dalam Kunjungan ke Pemprov Maluku